Benda uji kuat tekan dapat berupa kubus, silinder, atau patahan benda uji lentur. Dalam pengujian ini (SNI 03-1974-1990) benda uji diberi beban tekan sampai hancur, kecepatan peningkatan beban secara kontinu dan akan mempengaruhi hasil uji. Makin lambat peningkatan beban, akan didapat kuat tekan yang lebih tinggi karena adanya creep.
Secara singkat, uji kuat tekan adalah pengujian yang orang lakukan guna mengetahui serta menghitung kekuatan beton sebelum melakukan pengecoran. Lantas, apa fungsi dari uji kuat tekan beton ini? Uji kuat tekan beton ini memang harus orang lakukan guna mengetahui apakah kekuatan beton sudah sesuai kebutuhan struktur bangunan atau belum.
Pengujian beton dapat dilakukan dengan beberapa metode. Metode seperti uji kuat tekan beton, uji slump, hammer test beton adalah contoh pengujian beton.
Pengertian kuat tekan beton adalah besarnya beban per satuan luas, yang menyebabkan benda uji beton hancur bila dibebani gaya tekan tertentu yang dihasilkan ...
Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder.
1. Uji Kuat Tekan Beton (Compression test) Uji kuat tekan beton adalah pengujian yang dilakukan pada sampel beton, sampel ini akan diberi tekanan hingga mengalami kehancuran. Tujuannya adalah untuk mengetahui kekuatan beton terhadap gaya tekan, pengujian ini dapat dilakukan dengan cara :